GAYA PENGASUHAN OTORITATIF BERKAITAN DENGAN KETERIKATAN PADA AYAH DI KALANGAN MAHASISWA BARU
Keywords:
pola asuh otoritatif, secure attachment, ayah, remajaAbstract
Salah satu faktor terbesar yang bisa mempengaruhi seorang anak adalah orang tua. Orangtua tentu menginginkan anaknya tumbuh dengan baik dan mencapai kesuksesan. Akan tetapi, hal ini juga bergantung pada pola gaya asuh yang diterapkan oleh orang tua dalam hal membesarkan anak. Pola asuh anak sangatlah penting dalam keluarga karena dapat berpengaruh pada kepribadiannya. Pola asuh yang baik akan menghasilkan hubungan timbal balik yang baik antara orang tua dan anak nya. Seorang ayah tentu saja memiliki peran dalam mengasuh anak. Ayah terlibat dalam pola asuh dengan cara berinteraksi dengan anak – anak dan dalam mengembangkan bakat – bakat anaknya, termasuk fisik, kognisi, dan kasih sayang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoritatif dengan secure attachment to father atau keterikatan yang aman dengan ayah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah menggunakan purposive sampling, dengan mahasiswa baru Psikologi sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Non Probability Sampling pada mahasiswa baru yang memiliki ayah, dengan hasil yaitu skala pengasuhan otoritatif dan keterikatan yang aman dengan ayah. Hasil uji korelasi Pearson menunjukan bahwa pola asuh otoritatif berhubungan positif dengan secure attachment pada ayah. Analisis membuktikan bahwa pola asuh otoritatif secara signifikan berhubungan dengan para mahasiswa dengan ayah mereka
References
Maria Annunciata Andin Marchelyna. (2017). Pengaruh pola asuh pada attachment remaja dengan ayah berprofesi militer. Skripsi. Universitas Sanata Dharma.
Amita Diananda. (2018). Psikologi remaja dan permasalahannya. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Islamic Village Tangerang.
Naqiah, Hawaaun. (2018). Pengaruh tingkat pola asuh otoritatif orang tua terhadap keterbukaan pada remaja di SMP Negeri 2 Kebonmas. Undergraduate thesis. Universitas Muhammadiyah Gresik.
Fatmawati, Siti Maryam. (2020). Does an authoritative parenting style associate with secure attachment to father?. Banda Aceh: UIN Ar - Raniry.
Liliana, A. W. (2009). Gambaran Kelekatan (Attachment) Remaja Akhir Putri dengan Ibu (Studi Kasus). Skripsi. Jakarta: Universitas Gunadarma.
Ali, M. dan Mohammad Asrori. (2014). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Desmita. (2008). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Djamarah, S. Bahri. (2004). Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak dalam Keluarga. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Efendi, A.Mufti. (2013). Hubungan Antara Konsep Diri Dan Pola Auh Orang Tua Dengan Konformitas Santri. Online Jurnal penelitian Humaniora.
Rahmawati, Pheny Aprilia. (2015). Hubungan antara kepercayaan dan keterbukaan diri terhadap orang tua dengan perilaku memaafkan pada remaja yang mengalami keluarga broken home di SMKN 3 & SMKN 5 Samarinda. Online eJournal psikologi.
Retnaningsih. (2005). Peranan kualitas attachment, usia dan gender pada perilaku prososial. Jakarta: Seminar Nasional Universitas Gunadarma.
Upton, P. (2012). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.
Yusuf, S. (2012). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosada.
Rika Aulya Purnama, Sri Wahyuni. (2017). Kelekatan (attachment) pada ibu dan ayah dengan kompetensi sosial pada remaja. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.











