Realitas Keadaan Masyarakat Terhadap Pengkonsumsian Madu

Authors

  • Khairunnisa Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia.
  • Mufadhal Maulana Ramadhan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia.
  • Nada Nabila Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia.
  • Gt. M. Irhamna Husin Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia.

Keywords:

Immunity, Honey, Pandemic

Abstract

Tingginya tingkat kebahayaan virus COVID-19 tiga tahun terakhir ini menjadikan dunia dalam status Pandemi, menimbulkan banyaknya jiwa yang terinfeksi dan meninggal dunia. Ketahanan dalam proteksi tubuh tiap orang berbeda tergantung keadaan fisik dan imunitas seseorang. Imunitas yang terjaga membuat seseorang terlihat sehat dan kuat dalam beraktivitas sehari hari. Sebaliknya, imunitas yang lemah akan membuat tubuh mudah terserang penyakit. Banyak langkah preventif dan pemeliharaan terhadap imunitas tubuh, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi madu secara rutin. Madu mengandung bahan aktif yang baik untuk melawan virus asing yang masuk ke dalam tubuh dengan cara melemahkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat ketertarikan masyarakat dalam mengkonsumsi madu secara rutin dengan metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa komponen madu yang baik untuk kesehatan tidak menjadikan madu sebagai pilihan konsumsi utama bagi masyarakat, hal ini dikarenakan adanya persepsi tentang rasa madu yang kurang disukai dan harga madu yang relatif mahal.

Downloads

Published

2023-06-18