Analisis Manajemen Stres di Kalangan Remaja Indonesia
Keywords:
Penyebab Stres, Manajemen Stres, RemajaAbstract
Masa remaja merupakan masa perubahan atau peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, meliputi perubahan fisik, psikis, dan sosial. Remaja cenderung lebih sensitif, seperti mudah menangis, cemas, depresi, overthinking, dan bahagia. Fenomena yang umumnya terjadi saat ini, yaitu mayoritas remaja di Indonesia mengalami stres dengan berbagai macam faktor penyebab. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beberapa faktor yang menyebabkan remaja mengalami stres dan teknik yang paling sering digunakan untuk mengurangi stres tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan secara online melalui Google Form, sampel dalam penelitian ini sebanyak 101 orang remaja di Indonesia berusia 10-23 tahun. Data dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan mayoritas remaja di Indonesia pernah mengalami stres atau burnout. Ada lima penyebab utama terjadinya stres pada remaja, yaitu: 1. tugas yang menumpuk, 2. tekanan lingkungan, 3. ekspektasi orang tua yang tinggi, 4. patah hati, dan 5. kurangnya waktu liburan. Teknik yang paling sering digunakan remaja untuk mengurangi stres adalah teknik emotion-focused coping, yakni healing atau liburan, menonton film atau series, menulis buku harian, minoritas melakukan beribadah, dan secara negatif dengan self-harm.











